Pilkades di Kabupaten Sleman Gunakan E-Voting, Begini Cara Pemilihannya

BerandaJogjakarta.com – Pemilihan Kepala Desa akan digelar di Kabupaten Sleman tanggal 20 Desember 2020. Jika sebelumnya masyarakat memilih dengan cara menyoblos, maka dalam Pemilihan Kepala Desa tahun ini dilakukan dengan e-voting. Warga tidak perlu meyoblos calon Kepala Desa pilihannya, namun cukup menyentuh pada panel layar yang sudah disediakan petugas.

Pemilihan dengan model e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa ini memang yang pertama kali dilakukan di kabupaten Sleman. Keunggulan sistem e-voting yakni penghitungan suara menjadi lebih cepat dan akurat, tidak ada suara yang hilang, sistem keamanan terjamin, menghasilkan jejak audit elektronik dalam bentuk struk suara pilihan pemilih, dan menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan bagi publik untuk mengakses hasil pemilihan.

Alur ketika melakukan e-voting sebenarnya sama dengan alur pada saat Pemilu pada umumnya. Hanya saja dalam e-voting warga tidak menggunakan kertas suara, namun menggunakan Smart card atau kartu pintar yang nanti disediakan oleh petugas.

Karena saat ini pemungutan suara dilakukan dalam masa pendemi ada beberapa hal yang harus dilakukan terkait protokol kesehatan.

Secara lebih jelas, alur pemungutan suara dengan model e-voting adalah sebagai berikut:

1. Sebelum pelaksanaan pemungutan suara, Tempat Pemungutan Suara (TPS) terlebih dahulu disemprot dengan menggunakan desinfektan

2. Seluruh petugas KPPS yang bertugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

3. Pemilih yang datang harus terlebih dulu mencuci tangan dan memeriksa suhu badan, dan mengambil sarung tangan plastik yang disediakan petugas. 4. Pemilih kemudian menyerahkan undangan Pilkades kepada ketuabKPPS, jika tidak membawa surat undangan bisa menggunakan KK, KTP elektronik, atau Surat Keterangan Pengganti KTP Elektronik.

5. Setelah dilakukan verikasi identitas pemilih dengan DPT, pemilih selanjutnya akan diberi kartu pintar atau smartcard.

6. Kartu pintar yang berfungsi layaknya suarat suara tersebut kemudian diserahkan ke petugas penjaga bilik suara.

7. Pemilih kemudian masuk ke dalam bilik suara dimana di dalamnya sudah terdapat panel layar sentuh, yang menampilkan gambar calon kepala desa.

8. Pemilih kemudian memilih calon kepala desa pilihannya dengan cara menyentuh layar tersebut, dan tekan YA jika sudah yakin dengan pilihannya.

9. Setelah memberikan hak suara melalui layar sentuh, akan muncul bukti fisik hasil pilihan atau print out berupa secarik kertas berisi barcode dan nomer calon yang dipilih.

10. Bukti fisik itu kemudian dimasukan ke dalam kotak suara.

11. Sebagai tanda telah menggunakan hak suara, pemilih akan diolesi tinta pada bagian jari dengan menggunakan kapas atau cotton bud oleh petugas, guna meminimalisir kontak langsung.

Setiap TPS nantinya akan didampingi oleh Tim Teknis Lapangan yang bertugas membantu terkait peralatan elektronik yang digunakan pada saat pemungutan suara.

Latest news

5 Makanan Indonesia yang Harganya Mahal Saat di Jual di Luar Negeri

Akhir-akhir ini kuliner di Indonesia sangat disukai banyak kalangan termasuk turis dari mancanegara. Wajar saja, karena Indonesia sendiri memiliki banyak makanan dengan...

Manfaat Vaksin Flu untuk Dewasa yang Wajib Diketahui

Beranda Jogjakarta - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia banyak dibahas tentang vaksin. Bukan hanya vaksin Covid saja melainkan juga vaksin flu. Seiring...

Mulai Hari ini, Pertokoan di Malioboro Tutup Pukul 19.00 WIB

BerandaJogjakarta.com - Kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) berlaku mulai Senin (11/01/2021) hari ini. Jajaran Satpol PP bersama aparat Polri dan TNI berusaha...

Gelar Pilkada di Masa Pandemi, Pemda DIY Luncurkan Aplikasi SIREKAP

BerandaJogjakarta.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku kondisi pandemi saat ini menimbulkan beberapa permasalahan sehingga menjadi tantangan baru pada pemilihan kepala...

Related news

5 Makanan Indonesia yang Harganya Mahal Saat di Jual di Luar Negeri

Akhir-akhir ini kuliner di Indonesia sangat disukai banyak kalangan termasuk turis dari mancanegara. Wajar saja, karena Indonesia sendiri memiliki banyak makanan dengan...

Manfaat Vaksin Flu untuk Dewasa yang Wajib Diketahui

Beranda Jogjakarta - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia banyak dibahas tentang vaksin. Bukan hanya vaksin Covid saja melainkan juga vaksin flu. Seiring...

Mulai Hari ini, Pertokoan di Malioboro Tutup Pukul 19.00 WIB

BerandaJogjakarta.com - Kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) berlaku mulai Senin (11/01/2021) hari ini. Jajaran Satpol PP bersama aparat Polri dan TNI berusaha...

Gelar Pilkada di Masa Pandemi, Pemda DIY Luncurkan Aplikasi SIREKAP

BerandaJogjakarta.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku kondisi pandemi saat ini menimbulkan beberapa permasalahan sehingga menjadi tantangan baru pada pemilihan kepala...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here